Pimpinan lembaga ini, Naito Usman Khoiruddin, telah bolak-balik antara Indonesia dan Jepang selama lebih dari 20 tahun. Selama itu, ia menempuh pendidikan di kedua negara, bertemu dengan berbagai orang, mengalami banyak hal, dan belajar banyak dari Jepang. Ia kemudian membangun keluarga di Jepang, menganggap Jepang sebagai tanah air keduanya, dan mendirikan lembaga pengirim pemagang dengan harapan bisa memberikan kontribusi bagi kedua negara.
Kami ingin generasi muda Indonesia belajar tentang teknologi dan budaya negara maju seperti Jepang, lalu kembali ke tanah air untuk berkontribusi dalam pembangunan dan mempererat hubungan antara Indonesia dan Jepang. Di sisi lain, kami juga berharap perusahaan-perusahaan Jepang yang menerima peserta magang bisa terus berkembang melalui kehadiran mereka.
Karena itulah, kami sangat serius dalam mendidik para calon peserta magang. Tujuan LPK HAMAREN adalah menciptakan situasi di mana para pemagang merasa bersyukur bisa datang ke Jepang, dan perusahaan penerima pun merasa senang telah menerima mereka. Kami ingin agar baik peserta magang maupun perusahaan, serta kedua negara, bisa merasakan manfaat dan kebahagiaan dari program ini.
Pintu Kami Selalu Terbuka
Di LPK HAMAREN, selain bekerja sama dengan sekolah menengah dan universitas tertentu, kami juga terus membuka pendaftaran calon peserta magang melalui website kami. Kami tidak membatasi hanya pada siswa, alumni, atau karyawan dari sekolah atau perusahaan tertentu—siapa pun anak muda yang punya semangat dan motivasi tinggi bisa mencoba.
Namun, bukan berarti semua orang bisa langsung menjadi peserta magang. Selama masa seleksi selama satu bulan, kemampuan intelektual, mental, dan fisik para kandidat akan diuji. Selain itu, kami juga melakukan tes kecocokan terbaru berbasis AI, pemeriksaan kesehatan, serta penelusuran latar belakang perilaku. Hanya mereka yang lolos semua proses ini dan dianggap mampu berprestasi sebagai peserta magang yang akan diizinkan melanjutkan pendidikan di lembaga ini.
Setelah diterima pun, sistem penilaian ketat tetap berlaku. Jika nilai minus seseorang mencapai batas tertentu, maka ia akan dikeluarkan dari program.